Sebait tanya.
Mengapa harus ada air mata di setiap cinta milik mereka.
Ada duka
yang tak sempat diungkapkan.
Ada derai yang tak sanggup diredam oleh diam.
Banyak yang ingin disampaikan.
Tetapi kepada siapa harus dicurahkan.
Berkata
pada dunia, seolah tak ada jawaban.
Tak ada solusi atas jutaan pertanyaan.
Melihatnya hidup bersama orang lain dengan semburat perasaan yang masih tetap tersimpan,
membuat diri hanyut dalam luka yang cukup dalam.
Ingin menyapanya.
Menuliskan rangkaian kata agar dia
membacanya.
Tapi untuk apa?
Karena pada akhirnya cinta memang tak bisa
dipaksakan.
Biarlah terpendam, jauh terbenam bersama kenangan.
Yogyakarta, 04 Februari 2015. 15.40 WIB




0 komentar:
Posting Komentar