Welcome

This blog is everything about me. Live, Life, and Love.

SURAT CINTA UNTUK CALON SUAMIKU

Minggu, 16 Maret 2014


Kepada Yth,
Calon Suamiku

Assalamu'alaikum warrahmatullohi Wabarokatuuh.

Dear calon suamiku, ^_^
Apa kabarnya imanmu hari ini?
Sudahkah harimu ini diawali dengan syukur, 
karena dapat menatap kembali fananya hidup ini?
Sudahkah air wudhu menyegarkan kembali ingatanmu,
atas amanah yang saat ini tengah kau genggam?

Wahai calon suamiku,
Tahukah engkau betapa Allah sangat mencintaiku dengan dahsyatnya?
Disini aku ditempa untuk menjadi dewasa,
agar aku lebih bijak menyikapi sebuah kehidupan dan siap mendampingimu kelak.
Meskipun kadang keluh dan putus asa menyergapi, namun kini kurasakan diri ini lebih baik.

Kadang aku bertanya-tanya, kenapa Allah selalu mengujiku tepat di hatiku. 
Bagian terapuh diriku. 
Namun, kini aku tahu jawabannya.
Allah tahu dimana tempat yang paling tepat agar aku senantiasa kembali mengingat-Nya, kembali mencintai-Nya
Ujian demi ujian Insya Allah membuatku menjadi lebih tangguh,
sehingga saat kelak kita bertemu, kau bangga telah memiliki aku di hatimu..

Calon suamiku,
Entah dimana dirimu sekarang.
Tapi aku yakin Allah pun mencintaimu sebagaimana Dia mencintaiku.
Aku yakin Dia kini tengah melatihmu menjadi mujahid yang tangguh,
hingga akupun bangga memilikimu kelak.

Apa yang kuharapkan darimu adalah kesalihan.
Semoga sama halnya dengan dirimu.
Karena apabila kecantikan yang kau harapkan dariku, hanya kesia-siaan yang akan kau dapati.
Aku masih haus akan ilmu. Namun berbekal ilmu yang ada saat ini, aku berharap dapat menjadi isteri yang mendapat keridhaan Allah dan dirimu, suamiku.

Wahai calon suamiku,,
Saat aku masih menjadi asuhan ayah dan bundaku, tak lain doaku agar menjadi anak yang sholehah, agar kelak dapat menjadi tabungan keduanya di akhirat.
Namun nanti, setelah menjadi isterimu, aku berharap menjadi pendamping sholehah agar kelak di syurga cukup aku yang menjadi bidadarimu, mendampingi dirimu yang soleh.

Wahai calon suamiku,,
aku ini pencemburu berat.
Tapi kalau Allah dan Rasulullah lebih kau cintai daripada aku, aku rela.
Aku harap begitu pula dengan dirimu.

Calon suamiku yang dirahmati Allah..
Ketika kelak telah lahir generasi penerus dakwah islam dari pernikahan kita.
Bantu aku untuk bersama mendidiknya dengan harta yang halal,
dengan ilmu yang bermanfaat,
terutama dengan menanamkan pada diri mereka ketaatan kepada Allah Ta'ala..

Dan bunga  akan indah pada waktunya.
Yaitu ketika bermekaran menghiasi taman.
maka kini tengah kupersiapkan diri ini sebaik-baiknya,
bersiap menyambut kehadiranmu dalam kehidupanku.
Kini aku sedang belajar menjadi yang terbaik.
Meski bukan umat yang terbaik, tapi setidaknya menjadi yang terbaik di sisimu kelak.

Calon suamiku,
inilah sekilas harapan yang kuukirkan dalam rangkaian kata.
Seperti kata orang, tidak semua yang dirasakan dapat diungkapkan dengan kata-kata.
Itulah yang kini kuhadapi.
Kelak saat kita tengah bersama, maka disitulah kau akan memahami diriku.
Sama halnya dengan diriku yang akan belajar memahamimu.

Bersabarlah calon suamiku..
Doaku selalu agar Allah memudahkan jalanmu untuk menjemputku sebagai bidadarimu.
Semoga Allah selalu menjagamu, agar tak tersentuh yang bukan mahrammu, meski hanya seujung kuku.
Agar kau bisa mempersembahkan seutuhnya untukku.
Seperti halnya aku yang ingin mempersembahkan seutuhnya, untukmu..

inilah surat cintaku untukmu, wahai calon suamiku.
aku akan menunggumu hingga batas waktuku.

Wasalamu'alaikum warrahmatullohi Wabarokaatuh.

Dariku,
Calon Isterimu
Aisyah Umi Lathifah.

_inspirated by Humaira Fii Hamra_

2 komentar:

Unknown mengatakan...

teruntuk yang mendamba hadirnya sang calon suami, semoga kita semua dipertemukan dalam naungan Ridhonya

Aisyah mengatakan...

aamiin mbak ita.

Posting Komentar